Tips Berpuasa Untuk Ibu Hamil dan Menyusui


Ramadan bisa menjadi hari yang sangat berat bagi ibu hamil jika mereka memilih untuk berpuasa. Sebab ibu hamil masih harus menjaga asupan nutrisi agar janin dalam kandungan mereka tetap sehat. Lantas bagaimana caranya menjalani puasa dan janin tetap dalam keadaan aman? Simak tips lengkapnya berikut ini.

Puasa Ramadan saat hamil

Banyak dokter yang percaya ada manfaat puasa bagi kesehatan fisik ibu hamil. Jadi apabila ibu hamil tidak pernah mengalami gangguan kesehatan yang serius dan memiliki fisik yang kuat, maka puasa Ramadan bisa dilakukan. Hal yang perlu diingat adalah menghindari stres sebisa mungkin, istirahat cukup, dan mengonsumsi nutrisi tepat saat sahur dan berbuka.

Efek Puasa Saat Hamil

Wanita hamil yang berpuasa selama Ramadan cenderung memiliki bayi lebih kecil dan  lebih rentan terhadap ketidakmampuan belajar di masa dewasa, menurut penelitian baru. Seperti dilansir independent.co.uk, para ilmuwan juga menemukan bahwa wanita memiliki kemungkinan 10 persen lebih kecil untuk melahirkan anak laki-laki, jika mereka berpuasa selama bulan Ramadan.

Kecenderungan yang paling jelas adalah jika puasa itu dilakukan di awal kehamilan. Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam, yang disambut oleh semua umat Islam di seluruh dunia dengan menjalankan ibadah puasa. Sejak puasa selama bulan Ramadhan adalah salah satu dari lima rukun Islam dan merupakan bagian sentral dari budaya Muslim, banyak wanita mungkin takut kehilangan hubungan dengan komunitas mereka atau akan merasa bersalah jika mereka tidak mengamati Ramadhan.

Penelitian ini menggunakan data sensus dari Irak dan Uganda. Douglas Almond dari Universitas Columbia dan Bhashkar Mazumder, Bank Riset Federal Chicago, peneliti studi ini, menyimpulkan: “Tingkat kecacatan dewasa sekitar 20 persen lebih tinggi, cacat mental yang spesifik menunjukkan efek substansial lebih besar. Kami mendeteksi ada perbedaan hasil yang sesuai ketika desain yang sama diterapkan kepada non-Muslim.”

Penelitian ini hanya sebagai rambu-rambu medis yang menunjukkan bahwa wanita hamil sebaiknya tidak puasa. Toh, dalam Islam ada pengecualian bagi orang-orang tertentu yang  boleh tidak puasa. Jika Anda ingin tetap puasa, konsultasikan dulu dengan dokter kandungan Anda. Terutama, bagi wanita yang masih memasuki awal kehamilan.

Masalah morning sickness?

Kehamilan tertentu pada bulan-bulan awal biasanya identik dengan rasa mual atau morning sickness. Kalau ibu hamil mengalami kondisi serupa dan mempengaruhi kondisi saat berpuasa, maka sebaiknya masalah tersebut segera dikonsultasikan dengan dokter.

Tips ketika berpuasa

  • Saat berbuka, makan pelan-pelan dan bertahap sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan.
  • Sahur disarankan untuk dilakukan menjelang waktu imsak.
  • Minum banyak air juga dianjurkan setiap hari selama melakukan puasa.
  • Untuk mencegah sembelit, atasi dengan cara alami yaitu mengonsumsi buah kurma.
  • Makanan lain yang disarankan untuk ibu hamil yang berpuasa adalah protein hewani dari daging, ayam, ikan, dan telur.
  • Makan banyak sayur dan buah juga tetap harus rajin dilakukan selama berpuasa di bulan Ramadan.
  • Perhatikan konsumsi karbohidrat dan makanan berlemak, ada baiknya untuk mengurangi jenis tersebut demi menjaga kesehatan ibu dan janin.

Masalah kesehatan

Beberapa masalah kesehatan seperti diabetes, gangguan ginjal, hati, asma, tekanan darah tinggi, risiko prematur, mengandung bayi kembar, dan gejala penyakit kehamilan lain sebaiknya diperhatikan. Sebab masalah tersebut biasanya membuat ibu hamil tidak disarankan untuk berpuasa ketika Ramadan.

Alasan membatalkan puasa

Tanda-tanda seperti pusing, susah bernapas, pandangan kabur, dan merasakan gerakan yang lemah dari bayi adalah alasan yang cukup kuat untuk membatalkan puasa yang dijalani ibu hamil. Hal itu perlu dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan ibu dan janin. Jika ibu hamil meninggalkan puasa Ramadan, maka mereka tetap harus menggantinya di lain hari. Sebab puasa di bulan Ramadan tetap merupakan kewajiban oleh umat muslim.

Beberapa ibu yang menyusui memang tidak disarankan untuk menjalankan ibadah puasa, terutama jika kesehatan ibu dan bayi tidak begitu baik. Namun ibu dan bayi yang sehat sangat dianjurkan untuk berpuasa, lagipula jumlah air susu tidak berpengaruh ketika ibu menjalani puasa. Masalah yang dihadapi ibu menyusui saat berpuasa biasanya adalah dehidrasi.

Untuk mengatasi hal ini, coba simak tips berpuasa Ramadan untuk ibu menyusui berikut ini.

Metabolisme.

Masalah metabolisme yang menurun paling sering ditemui ketika puasa Ramadan. Cara menghadapinya adalah dengan makan makanan berserat dengan lebih banyak saat sahur atau berbuka.

Buah dan sayur.

Memperbanyak asupan buah dan sayur juga disarankan. Selain mengandung serat tinggi, kedua makanan tersebut kaya akan berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Produk gandum.

Tujuan utama mengonsumsi produk gandum adalah agar ibu menyusui lebih kenyang ketika berpuasa. Selain itu, jangan lupa asupan protein dari daging dan kacang-kacangan.

Makanan pedas.

Hal yang perlu diingat bagi ibu menyusui yaitu menghindari segala jenis makanan pedas dan minuman kafein. Kedua jenis makanan tersebut membuat tubuh menjadi mudah lelah dan mempercepat dehidrasi.

Air putih.

Jangan malas minum banyak air putih selama berpuasa untuk menghindari dehidrasi. Jika perlu, minum air putih sepanjang malam secara berkala agar disimpan dalam tubuh selama berpuasa.

Suplemen.

Konsultasikan dengan dokter setempat, apakah ibu menyusui perlu mengonsumsi suplemen atau tidak. Selain suplemen, makanan khas Ramadan seperti kurma juga banyak-banyak dikonsumsi karena buah tersebut mampu memberikan berbagai manfaat bagi tubuh selama berpuasa.

Demikian berbagai tips berpuasa untuk ibu yang sedang menyusui. Apabila ibu menyusui memang tidak sanggup menjalankan puasa, mereka jelas tetap harus menggantinya di lain hari di luar bulan Ramadan.

sumber

2 responses to “Tips Berpuasa Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

  1. Pingback: Tips Puasa Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui - Catatan Perjalanan Spiritual, Pengembangan Diri, Ide, Informasi, Hobi, Ilmu, wisdom, Filosofi, idealism dan Pemikiran .To Reach Highest Human Potentiality. - FajarNurzaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s